Pemerintah Desa Sumberkembar, yang terletak di Kecamatan Pakuniran, terus menunjukkan dedikasinya dalam pembangunan desa melalui berbagai proyek infrastruktur yang direncanakan untuk tahun 2025. Beberapa proyek telah dilaksanakan dan sedang dalam proses menggunakan Dana Desa tahap pertama, dengan rencana untuk melanjutkan pada tahap kedua. Di bawah kepemimpinan Arik Kushendriyanto, pembangunan ini ditujukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan penting, termasuk jalan, irigasi, dan penerangan jalan umum (PJU). Bendahara Desa Sumberkembar, Masudi, menjelaskan bahwa tahun ini desa akan memfokuskan pada pembangunan fisik yang langsung berdampak pada masyarakat. Proyek tersebut mencakup pengaspalan jalan di Dusun Kedungpawon RT 3 RW 4, pembangunan irigasi di Dusun Krajan RT 2 RW 1, serta rabat beton di Dusun Darpo RT 4 RW 3. Menurut Masudi, pengaspalan jalan di Dusun Kedungpawon sangat krusial untuk mempermudah akses warga menuju pusat kegiatan ekonomi desa, seperti pasar dan sekolah. "Jalan ini sering kali tergenang air saat musim hujan. Dengan adanya pengaspalan, akses dan aktivitas warga akan menjadi lebih lancar," ujarnya.
Di sisi lain, pembangunan saluran irigasi di Dusun Krajan bertujuan untuk mendukung sektor pertanian. "Irigasi yang memadai merupakan kunci untuk mempertahankan produktivitas sawah dan kebun masyarakat. Ini juga merupakan wujud nyata dukungan kami terhadap ketahanan pangan desa," jelas Masudi. Pembangunan jalan rabat beton di Dusun Darpo juga dianggap strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Jalan rabat ini menjadi akses utama menuju lahan pertanian dan permukiman masyarakat.
Kami berharap mobilitas masyarakat akan meningkat, dan distribusi hasil panen menjadi lebih mudah," ujar Masudi.
Selain jalan dan irigasi, desa juga telah memasang 19 unit PJU di Dusun Kedungpawon untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga saat beraktivitas di malam hari.
"PJU ini merupakan salah satu fasilitas yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jalan-jalan yang sebelumnya gelap kini menjadi terang dan aman," tambahnya.
Masudi menyatakan bahwa seluruh pembangunan ini akan dilanjutkan dengan pencairan Dana Desa tahap kedua.