Dukung Dekarbonisasi, Prabowo Percepat Realisasi PLTS 100 GW

Sabtu, 29 November 2025

    Bagikan:
Penulis: Samuel Irvanda
Pemerintah menjadikan proyek PLTS 100 GW sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam percepatan dekarbonisasi sektor energi, yang merupakan kontributor utama emisi gas rumah kaca nasional.

Jakarta - Komitmen Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim diwujudkan melalui aksi nyata percepatan pengembangan energi terbarukan. Presiden Prabowo Subianto secara khusus memerintahkan percepatan proyek PLTS 100 GW sebagai strategi utama dekarbonisasi sektor energi.

Sektor energi saat ini menjadi penyumbang emisi karbon terbesar di Indonesia. Dengan mengembangkan PLTS 100 GW, pemerintah memproyeksikan penurunan emisi karbon yang signifikan, sejalan dengan komitmen Indonesia dalam Paris Agreement dan target net zero emission pada 2060.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya akan mengurangi emisi tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan. Investasi hijau seperti ini akan menjadi tren utama dalam pembangunan ke depan.

Pemerintah akan memastikan bahwa seluruh tahapan proyek, dari konstruksi hingga operasi, menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan. Analisis dampak lingkungan akan dilakukan secara ketat untuk meminimalisir gangguan terhadap ekosistem di sekitar lokasi pembangunan.

Aspek keadilan energi juga menjadi pertimbangan penting. Transisi menuju energi bersih harus inklusif dan tidak meninggalkan masyarakat, termasuk mereka yang selama ini bergantung pada industri fosil. Program reskilling dan penciptaan lapangan kerja hijau akan disiapkan.

Kolaborasi dengan pihak swasta dan lembaga internasional akan diperkuat. Indonesia terbuka untuk transfer teknologi dan pendanaan iklim dari negara maju, sebagaimana diamanatkan dalam perjanjian iklim global.

Proyek PLTS 100 GW juga akan didukung oleh pengembangan industri hidrogen hijau. Kelebihan produksi listrik dari PLTS dapat digunakan untuk memproduksi hidrogen hijau yang merupakan energi bersih masa depan.

Dengan langkah strategis ini, Indonesia tidak hanya memenuhi komitmen iklim global tetapi juga memposisikan diri sebagai pemain penting dalam ekonomi hijau dunia. Percepatan proyek PLTS 100 GW menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam mengatasi tantangan perubahan iklim.

(Samuel Irvanda)

Baca Juga: Bahlil Terapkan Standar Berkelanjutan Untuk Sektor Pertambangan Indonesia
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.