Operasional PTBG Sei Rokan Pacu Efisiensi dan Ciptakan Pendapatan Baru Bagi PTPN IV
Di tengah fluktuasi harga komoditas, PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) menunjukkan terobosan bisnis yang cerdas melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBG/PTBG) Sei Rokan di Regional III. Inisiatif ini tidak hanya bernuansa hijau, tetapi juga memiliki dampak finansial langsung dengan menekan biaya operasional dan menciptakan aliran pendapatan baru.
PTBG Sei Rokan memanfaatkan limbah cair pabrik kelapa sawit (POME) yang melimpah dan gratis untuk menghasilkan listrik. Listrik yang dihasilkan kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi operasional PKS, sehingga mengurangi ketergantungan pada pasokan listrik dari PLN yang harganya terus mengalami kenaikan.
"Investasi dalam EBT ini adalah investasi strategis untuk efisiensi jangka panjang. Kami mengubah beban pengolahan limbah menjadi aset produktif yang menghemat biaya listrik dan bahkan berpotensi menghasilkan pendapatan tambahan," tutur General Manager PTPN IV Regional III.
Selain penghematan biaya listrik, PTBG ini membuka peluang pendapatan dari penjualan listrik ke PLN melalui program yang mendukung EBT, serta potensi pendapatan dari perdagangan karbon (carbon credit) di masa depan. Skema bisnis seperti ini meningkatkan profitability dan daya tahan perusahaan dalam jangka panjang.
Langkah PTPN IV ini membuktikan bahwa keberlanjutan (sustainability) dan profitabilitas dapat berjalan seiring. Inovasi bisnis berbasis energi hijau ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan PTPN IV Regional III dan menjadi best practice bagi BUMN lainnya.