CUPERTINO - Dari perspektif pengembangan aplikasi, iOS 26.2 Beta 3 menghadirkan berbagai tools dan framework terbaru yang memungkinkan developer menciptakan pengalaman aplikasi yang lebih kaya dan optimal. Apple menyediakan akses yang lebih dalam terhadap kemampuan hardware perangkat, termasuk chip A18 dan teknologi Neural Engine terbaru.
Software Development Kit (SDK) yang diperbarui menyertakan optimasi untuk machine learning dan augmented reality. Developer kini dapat mengintegrasikan model AI yang lebih kompleks ke dalam aplikasi mereka dengan konsumsi resource yang lebih efisien, membuka kemungkinan untuk fitur-fitur canggih yang sebelumnya tidak feasible.
API untuk mengakses kemampuan Airdrop yang ditingkatkan juga tersedia bagi developer. Hal ini memungkinkan aplikasi pihak ketiga untuk memanfaatkan fitur transfer file besar Airdrop secara native, tanpa perlu membuka aplikasi lain atau melalui proses export-import yang merepotkan.
Sistem debugging dan testing mendapatkan penyempurnaan dengan tambahan instrumentasi yang lebih detail. Developer dapat melacak performa aplikasi dengan lebih akurat, termasuk konsumsi daya, penggunaan memory, dan performa jaringan. Tools ini sangat berharga untuk mengoptimalkan aplikasi sebelum rilis ke publik.
Dukungan untuk teknologi Liquid Glass juga dipermudah dengan framework khusus yang menyediakan akses terhadap sistem animasi dan rendering Apple. Developer dapat membuat animasi kustom yang memanfaatkan sepenuhnya kemampuan visual terbaru iOS, memberikan diferensiasi bagi aplikasi mereka di App Store.