Perjalanan Kim Kardashian mewujudkan cita-citanya menjadi pengacara menghadapi tantangan tak terduga setelah dia gagal ujian hukum karena ketergantungan pada ChatGPT. Ini menjadi batu sandungan dalam perjalanan karir hukumnya.
Kardashian yang telah lama menunjukkan minatnya di bidang hukum mengaku sangat kecewa dengan kegagalan ini. Namun, dia bertekad untuk belajar dari kesalahan dan tidak mengulangi ketergantungan berlebihan pada teknologi AI.
"Ini pelajaran yang mahal untuk saya. Tapi saya tidak akan menyerah. Impian untuk menjadi pengacara dan membantu orang lain terlalu besar untuk dilepaskan," tekad Kardashian.
Dia kini kembali ke metode belajar tradisional dengan bimbingan langsung dari pengacara berpengalaman. Kardashian juga lebih selektif dalam menggunakan teknologi, hanya sebagai alat bantu tambahan saja.
Meski mengalami kemunduran, tekad Kardashian untuk menyelesaikan pendidikannya di bidang hukum justru semakin kuat setelah mengalami kegagalan ini.