Pelindo Mengungkapkan Strategi Untuk Mengembangkan Pariwisata Maritim Indonesia Di IMW 2025

Selasa, 27 Mei 2025

    Bagikan:
Penulis: Ava Grace

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat perannya dalam pengembangan pariwisata maritim Indonesia seiring dengan dimulainya pembangunan Bali Benoa Marina di Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Hal ini sejalan dengan upaya mendukung agenda ekonomi biru yang merupakan bagian penting dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memanfaatkan potensi kelautan dan pariwisata secara berkelanjutan dan inklusif.

Groundbreaking Bali Benoa Marina berlangsung pada Kamis, 22 Mei 2025, disaksikan oleh Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, serta Wakil Gubernur Provinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta. Acara groundbreaking ini menandai babak baru dalam perjalanan pariwisata maritim Indonesia.

Ni Luh Puspa menyatakan bahwa pembangunan Bali Benoa Marina yang diinisiasi oleh Pelindo ini sejalan dengan fokus pengembangan pariwisata Kementerian Pariwisata untuk menciptakan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan. "Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, sejumlah langkah akan dilakukan Kementerian Pariwisata, di antaranya melalui penyederhanaan perizinan pariwisata, mendorong kerja sama antara badan usaha negara dengan swasta, serta optimalisasi program promosi ke komunitas," ungkap Ni Luh Puspa.

Tumpukan Dolar di Ruang Bawah Tanah Rumah Haji Isam

Pernyataan serupa disampaikan oleh I Nyoman Giri Prasta yang mendukung pembangunan marina sebagai bagian dari pengembangan marina di kawasan BMTH yang berorientasi pada keberlanjutan dan nilai tambah jangka panjang. "Proyek ini akan mengukuhkan Bali sebagai destinasi utama dalam wisata maritim dunia, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat," kata I Nyoman Giri Prasta.

Pemerintah Provinsi Bali, lanjutnya, menyambut baik kolaborasi lintas sektor ini sebagai bentuk nyata pembangunan pariwisata yang inklusif dan berdaya saing tinggi. "Kami menitipkan pesan agar pelaksanaan proyek ini tetap

Direktur Strategi Pelindo, Prasetyo, menyatakan bahwa pengembangan marina adalah elemen krusial dalam transformasi Pelindo untuk menjadikan pelabuhan sebagai gerbang wisata maritim kelas dunia. Pelindo akan memaparkan strategi pengembangan BMTH yang mendukung industri wisata maritim nasional secara komprehensif pada acara Indonesia Maritime Week (IMW) 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Mei 2025 di Jakarta Convention Center (JCC).

"Kami mengintegrasikan kenyamanan pengalaman berlayar, pelayanan premium, dan infrastruktur modern untuk mendukung Indonesia sebagai pemain utama dalam industri pariwisata maritim global," ungkap Prasetyo. "BMTH dirancang sebagai pusat wisata maritim nasional yang terhubung dengan jalur pariwisata domestik dan internasional."

Sebelumnya, Bali Maritime Tourism Hub atau BMTH telah mencapai berbagai pencapaian penting dalam melayani kapal pesiar, termasuk sukses menyandarkan tiga kapal pesiar secara bersamaan dan mendatangkan kapal jumbo Anthem of the Seas sepanjang 347 meter milik Royal Caribbean Cruise Lines. Sebagai hub maritim, BMTH juga akan menyediakan fasilitas sandar untuk kapal pesiar hingga lima tambatan, dilengkapi dengan fasilitas seperti Wet Berth, Dry Berth, Yacht Club, Sport Facility, serta Lounge dan bar. Selain itu, terdapat juga fasilitas pendukung seperti Bali Fish Market dan ritel UMKM. Dalam pengaturan kapal-kapal ikan di Pelabuhan Benoa menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali, Pelindo berkolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Indonesia Maritime Week 2025 terbuka untuk umum dan tidak dikenakan biaya. Para pelaku industri, profesional, mahasiswa, serta masyarakat yang tertarik dengan masa depan kemaritiman Indonesia dapat hadir dengan mendaftar secara gratis melalui situs resmi www.indonesiamaritimeweek.com.

(Ava Grace)

Baca Juga: Kesiapan Teknis: AirAsia Dan Citilink Siap Hadapi Inspeksi Airbus A320
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.