Kerja Sama Antara Swiss Dan Sulawesi Selatan Menjajaki Empat Sektor, Mulai Dari Energi Terbarukan Hingga Pariwisata

Kamis, 08 Mei 2025

    Bagikan:
Penulis: Ava Grace

Kedutaan Besar Swiss, bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sedang menjajaki kerja sama di beberapa sektor yang berpotensi untuk memperkuat hubungan yang telah terjalin. Terdapat empat sektor yang diperkirakan memiliki peluang besar untuk dikembangkan, yaitu energi terbarukan, pendidikan vokasi, transportasi, dan pariwisata. Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Olivier Zehnder, menyatakan bahwa hubungan antara pihaknya dan Pemprov Sulsel telah berjalan dengan baik, ditandai dengan beroperasinya beberapa proyek Pemerintah Swiss di daerah ini. Contohnya adalah Program Produksi Kakao Berkelanjutan (SCPP) di Kabupaten Bone, Luwu, Soppeng, dan Luwu Timur; Skills for Competitiveness (S4C) di Bantaeng; serta program pengembangan pariwisata berkelanjutan di Toraja. Program Swisscontact di Sulsel juga telah berhasil dilaksanakan dengan agenda pelatihan keterampilan tenaga kerja dan pengembangan rantai pasok kakao. Dalam bidang pendidikan, beberapa politeknik di Sulsel telah menjadi mitra dalam program Skills for Competitiveness (S4C) yang didukung oleh Pemerintah Swiss melalui Sekretariat Negara untuk Urusan Ekonomi di Swiss atau SECO.

Kali ini, kolaborasi tersebut akan diperkuat di empat sektor dengan fokus pada pembangunan kapasitas, transfer teknologi, dan program kerja sama teknis. "Kami berharap kerja sama ini dapat semakin memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Swiss, terutama di tingkat provinsi, dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," ungkap Olivier Zehnder di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Rabu (7/5/2025). Dia juga menambahkan bahwa kunjungannya ke Sulsel merupakan bagian dari program kerja sama pembangunan Indonesia-Swiss 2025-2028, yang mencakup peningkatan efisiensi sektor publik dan daya saing ekonomi, pengembangan infrastruktur berkelanjutan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi. Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi menyatakan bahwa daerahnya memiliki potensi besar di beberapa sektor, terutama dalam bidang energi bersih. Oleh karena itu, pihaknya sangat terbuka terhadap dukungan program pelatihan keterampilan berbasis industri untuk mempersiapkan tenaga kerja yang lebih terampil. "Kami juga melihat adanya peluang kolaborasi di sektor pariwisata dan transportasi perkotaan yang dapat dikembangkan lebih lanjut bersama Swiss," kata Fatmawati.

(Ava Grace)

Baca Juga: Kesiapan Teknis: AirAsia Dan Citilink Siap Hadapi Inspeksi Airbus A320
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.