Kementerian PU Jamin Layanan Kesehatan Di Aceh Tak Terputus Pascabencana Lewat Pemulihan RSUD

, 28 Desember 2025

    Bagikan:
Penulis: Jaya
Mempertahankan kontinuitas layanan kesehatan menjadi tujuan utama Kementerian PU dalam memulihkan RSUD Pidie Jaya, termasuk dengan menyediakan air bersih dan sanitasi yang memadai. (dok. KementerianPU)

Pidie Jaya – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlangsungan layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh pascabencana. Langkah konkret diwujudkan dengan percepatan pembersihan dan pemulihan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya, sebuah fasilitas rujukan kesehatan yang krusial di wilayah tersebut.

Menteri PU Dody Hanggodo menyoroti pentingnya rumah sakit yang berfungsi penuh di tengah situasi pascabencana. Menurutnya, bencana seringkali menimbulkan korban luka-luka dan meningkatkan risiko wabah penyakit, sehingga kehadiran rumah sakit yang siap melayani adalah sebuah keharusan mutlak yang tidak bisa ditawar.

Fokus utama tim di lapangan adalah menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman dan steril dari ancaman sekunder pascabencana, seperti genangan lumpur yang kotor. Pembersihan menyeluruh bertujuan menghilangkan media berkembang biak bakteri dan vektor penyakit, sehingga ruang perawatan dan area publik rumah sakit dapat digunakan dengan aman oleh pasien dan tenaga medis.

Baca Juga: Infrastruktur Tol Sumut Normal, Contraflow Di Medan-Kualanamu-TT Dipulihkan

Untuk mendukung operasional rumah sakit, Kementerian PU menyediakan infrastruktur pendukung vital. Penyediaan mobil tangki air bersih dan hidran umum menjamin ketersediaan air untuk sterilisasi alat medis, kebersihan ruangan, dan konsumsi. Sementara itu, toilet portable yang disalurkan menjaga standar sanitasi yang layak.

Guna mencapai tujuan tersebut, Kementerian PU mengerahkan sumber daya manusia dan peralatan secara besar-besaran. Sebanyak 811 personel diturunkan di Aceh, dengan tugas khusus memastikan fasilitas kesehatan seperti RSUD Pidie Jaya mendapat prioritas penanganan untuk segera beroperasi normal.

Didukung 727 unit alat berat, proses pembersihan lingkungan rumah sakit dari timbunan lumpur dapat dilakukan secara efisien. Kecepatan ini kritis untuk mempersingkat waktu gangguan layanan medis dan segera membuka akses bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Dukungan sarana juga terus mengalir, termasuk unit IPA Mobile yang dapat menghasilkan air bersih siap pakai serta mobil vakum tinja untuk pengelolaan limbah. Sarana ini menjadi tulang punggung bagi sistem air dan sanitasi darurat rumah sakit sebelum infrastruktur permanen pulih sepenuhnya.

Upaya terpadu pemulihan RSUD Pidie Jaya ini pada dasarnya adalah investasi untuk kesehatan komunitas pascabencana. Dengan memastikan rumah sakit berfungsi, Kementerian PU tidak hanya membangun kembali infrastruktur, tetapi juga melindungi masyarakat dari risiko kesehatan sekaligus memberikan ketenangan bahwa pelayanan kesehatan tetap dapat diakses.

(Jaya)

    Bagikan:
komentar